Teori dulu yaa... Kendalikan Intonasi Suara dan Gunakan Suara Ramah. Gunakan Εumus 7-38-55. Suara mempengaruhi keberhasilan komunikasi dengan anak sebesar 7%, 38% dipengaruhi intonasi suara dan 55% dipengaruhi bahasa tubuh.
π΄π΄π΄π΄π΄
Aku lupa kalo hari ini jumat, dan Veena pulang jam 10.30. Sekarang udah jam 10.40. Bergegas aku berangkat jemput Veena. Alhamdulillah Veena gak manyun. Setelah jemput Veena, cuss ke sekolah kak Varah. Aku ngelirik jam tanganku, jam 11.00 sekarang, dan kak Varah belom keluar juga. Veena udah keliatan mau rewel.
Ini contoh kalimat tidak produktif dalam situasi seperti ini >>
"Adek aah... sabar dong dek, nanggung nih kalo mulangin kamu dulu. Nnt jam 11 lewat, kak varah pulang! Masa mama mondar-mandir kek setrikaan. Baru juga nyampe rumah, dah harus balik lagi nanti!π₯"
Aku mencoba mengendalikan intonasi suara dan menggunakan suara se Ramah mungkin. "Dek, bersabar yaa... sebentar lagi kak Varah keluar kok." (Suara lembut, tersenyum dan menatap wajahnya).
"Eh eh itu ada malika...Veena tau nggak, dulu Mamanya Malika itu pernah cerita, kata Malika temen Malika itu adalah kk Veena sama kk Adine. Malika lucu ya dek, ngomongnya... " Aku berusaha nyerocos tuk mengalihkan perhatian Veena. Tapi belom mempan ternyata π
"Hm... dek, itu ada kak kilau. Yuk kita deketin yuuk. Kak Kilau ituu suka My Little Pony kek kamu... Nanti kita tanya, kak kilau punya boneka My Litlle Pony apa di rumahnya." Rayuku dengan suara super ramah dan intonasi lembut ceria.
Setelah itu kuajak Veena mendekati kak kilau dan temannya.
Veena mengangguk, mulai tertarik sepertinya π.
Alhamdulillah gak sia-sia belajar menahan emosi ππ.
#hari9
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsay
#institutibuprofesional
Komentar
Posting Komentar