Langsung ke konten utama


Fokus Pada Solusi Bukan Pada Masalah 

Hari ini mau nulis tentang salah satu kebiasaan Cya, yaitu menyimpan barang tidak pada tempatnya. Ketika butuh barang tsb, kelabakan nyari nya, lalu marah-marah minta dicariin sekarang juga sampe ketemu๐Ÿ˜‘. Kalo sudah begitu, biasanya aku ikutan esmosi jiwa ๐Ÿ˜ฃ.

Sore tadi sepulang sekolah, cya naik ke kamarnya diatas, lalu turun dan duduk disampingku sambil nonton tv. Cya sedikit bercerita tentang Special Day Muharram nya di sekolah.

Tiba-tiba Cya nanya,"Ma, jam tanganku dimana ya? Aku lupa naruhnya" kata cya sambil bongkar-bongkar tas.

*Deg... alamat ini...
"marah-marah lagi gak ya, ni anak?!" Kataku dalam hati
"Ada ngga kak di tas?" tanyaku tanpa merepet.
Biasanya kalo merepet aku ngomongnya begini,"Kamu tuh, kak... udah dibilangin berkali-kali, simpen jam tanganmu di tempat yang sama, diatas tv kek, di lemari buku kek, ato di lemari baju juga bisa. Yang penting taruh ditempat yang sama tiap hari. Mama pusing nih, disuruh nyari barang mu yang ilang mulu.... bla bla bla." ๐Ÿ’Ÿ ini contoh kalimat tidak produktif. Seharusnya ucapkan kalimat produktif yang fokus pada solusi, bukan masalah๐Ÿ’Ÿ

Tarik nafas.... tenang... berusaha jawab biasa aja, "Kalo gak ada di tas, besok mama bantu cari ya. Mama gak bisa bantu cari sekarang, mau nyelesein bikin ini dulu." Aku nungguin reaksi cya...

"Aku cari diatas dulu ya, ma. Barangkali td kubawa ke kamar."

Beberapa saat kemudian Cya turun dan bilang,"Gak ada ma diatas. Besok aja deh nyarinya lagi. Bantuin cari ya ma..."

"Oke kak, sambil rapiin kamar ya. Kalo sambil rapiin kamar, gak dicari pun, tiba-tiba ketemu sndiri kok..." jawabku sambil senyum.

"Yawdah.." jawab cya

๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜

Alhamdulillah, seneng banget hari ini. Di hari ke-5 ku belajar menahan emosi, ternyata Cya jadi lebih tenang juga. Komunikasi jadi lebih produktif. Rumah jadi lebih damai.


Berhubung nyari ceklist "Fokus Pada Solusi Bukan Fokus Pada Masalah" gak ada di atas, maka ceklist nya aku revisi sendiri jadi seperti yang ada dibawah ini. Refleksi pengalaman yang ada 2 baris, kuhapus 1. 




#hari5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsay
#institutibuprofesional

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mini Project Kelas Online Basic Decor Cake dari Dapur Emak Depok

Saya suka masak bareng di dapur, sesuai dengan hobi saya.... ngobrol dan ngunyah.... karena itu saya memilih kelas minat Dapur Emak ๐Ÿ’– Berhubung sekarang masih ada pandemi corona, jadi tidak memungkinkan bagi kelas minat untuk mengadakan mitup offline. Jadi terlintas ide di benak saya tuk mengadakan kelas online dengan platform FB ๐Ÿ˜. Mengapa FB, karena jika kelas online diadakan di wag, kemungkinan akan memberatkan memori smartphone, karena terlalu banyak video yang disimpan. Jadi dengan kelas online di FB, peserta bisa mengakses video selamanya tanpa perlu menyimpan.  Judul : Kelas Online Basic Decor untuk Cake Deskripsi Project :  Belajar membuat Basic Decor Cake. ๐ŸฐPemateri menyiapakan video materi terlebih dahulu. ๐ŸฐVideo pertama adalah resep dan cara membuat butter cream. Disertai resep tertulis, lengkap dengan step-step cara membuat. ๐ŸฐPeserta sudah menyiapkan cake bebas yg sudah jadi (siap dihias), bahan butter cream dan pewarna butter cream. Susunan ma...

Day 2. Kalo hilang ya sudah, beli lagi aja !

Kalo hilang ya udah deek, nanti beli lagi ajaa...!" Kata kak varah menenangkan dek veena yang sedang menangis. Astaghfirullahal adziim... Makjleb banget... !! sepertinya aku sering mengucapkan kalimat pintas seperti itu, sampai kak varah fasih menirukan. Ya Allah ๐Ÿ˜ฃ sediihnya... Aku langsung menegur kak varah sambil memberi penjelasan ke dek veena, "Kak varah enggak boleh begitu. Masa dikit- dikit beli lagi, ayo bantuin cari dulu spidolnya..." " Tadi aku udah bantu nyari, ma... tapi gak adaaa... " kata kak varah "Dek veena tadi pake spidolnya dimana? Kok bisa tiba-tiba gak ada? " tanyaku "Ya disini di depan sofa. Mungkin tadi ada yang gak sengaja nendang spidol ungu nya pas lewat. Dari tadi kan banyak yang mondar-mandir." Dek veena menjelaskan sambil sesenggukan. Aku peluk veena dulu sampai tenang, lalu kujelaskan, "Veena kalo pakai sesuatu dijaga yang baik ya, karena belom tentu suatu barang yang veena hilangkan ada...
Sudah 2 hari ini off nulis, gegara bad mood melanda di pagi hari. Penyebab nya simpel, anak no 2 mau placemen test (minggu kemaren) jam 8 pagi, sudah diingetin mandi dari jam 6, gak kunjung move on dari kasur dan gadgetnya. Hufft... Bismillah hari ini mau nulis lagi. Kemaren Veena telat berangkat sekolahnya, jam 8.30 baru berangkat dari rumah. Hari ini aku bangunin veena jam 7, masi pules, gak bergeming. Jam 7.30 kubangunin lagi, masih belom genep juga nih anak. Aku gendong dan kuambilkan susu uht kesukaannya, lalu kupangku di sofa depan tv. Veena minum susu sambil nonton pocoyo dan ketiduran lagi. Akhirnya aku angkat ke kamar mandi lalu kududukkan di wc, supaya bak. Alhamdulillah mau buka mata. Lalu kuajak komunikasi produktif... "Dek, mau gosok gigi cuci muka atau mandi?" Pilihan Veena jatuh ke no 1. Tapi, selesai gosok gigi, aku siram badan Veena byur byur dengan air hangat. Veena protes, "aku kan gak mau mandi, kok disiram?" Lantas kujawab,"ini buk...